Kamis, 24 April 2014

Tips Cara Memelihara Burung Puyuh

Yang perlu diperhatikan oleh peternak sebelum memulai Budidaya Burung Puyuh, adalah memahami 3 (tiga) unsur produksi usaha perternakan yaitu bibit/pembibitan, pakan (ransum) & pengelolaan usaha peternakan. Pemilihan bibit burung puyuh disesuaikan dgn tujuan pemeliharaan, ada 3 (tiga) macam tujuan pemeliharaan burung puyuh, yaitu:

untuk produksi telur konsumsi, dipilih bibit puyuh jenis ketam betina yg sehat atau bebas dr kerier penyakit. utk produksi daging puyuh, dipilih bibit puyuh jantan & puyuh petelur afkiran. utk pembibitan atau produksi telur tetas, dipilih bibit puyuh betina yg baik produksi telurnya & puyuh jantan yg sehat yg siap membuahi puyuh betina agar bisa menjamin telur tetas yg baik.

1) Sanitasi & Tindakan Preventif
Untuk menjaga timbulnya penyakit pd pemeliharaan puyuh kebersihan lingkungan kandang & vaksinasi terhadap puyuh perlu dilakukan sedini mungkin.

2) Pengontrolan Penyakit
Pengontrolan penyakit dilakukan setiap saat & apabila ada tanda-tanda yg kurang sehat terhadap puyuh harus segera dilakukan pengobatan sesuai dgn petunjuk dokter hewan atau dinas peternakan setempat atau petunjuk dr Poultry Shoup.

3) Pemberian Pakan
Ransum (pakan) yg bisa diberikan utk puyuh terdiri dr beberapa bentuk, yaitu: bentuk pallet, remah-remah & tepung. sebab puyuh yg suka usil memtuk temannya akan mempunyai kesibukan dgn mematuk-matuk pakannya. Pemberian ransum puyuh anakan diberikan 2 (dua) kali sehari pagi & siang. Sedangkan puyuh remaja/dewasa diberikan ransum hanya satu kali sehari yaitu di pagi hari. utk pemberian minum pd anak puyuh pd bibitan terus-menerus.

Cara Mengobati Penyakit pada Puyuh Menggunakan Madu dan EM4

Berbagai macam penyakit pada puyuh demikian menjadi penghambat yang bisa sangat mengganggu dalam budidaya ini. Obat-obatan dan vitamin baik sebagai penanganan maupun pencegahan banyak diproduksi perusahaan-perusahaan yang bergerak pada bidang tersebut. Tentu saja menjadi produk-produk sebagai salah satu sarana untuk upaya apabila puyuh piaraan sedang terkena penyakit.
Selain upaya pengobatan dan pencegahan dengan produk-produk yang memang sudah banyak dikenal sesuai dengan peruntukannya, beruntung ada masukan informasi via komentar dari Bp. Prio mengenai penanganan berbagai penyakit pada burung puyuh menggunakan madu dan EM4.
Silahkan disimak:
“”kalau saya pribadi punya resep untuk terapi puyuh yang sakit dengan cara alami dan bebas obat-obatan kimia.
kombinasi madu dan Em4.
caranya:
larutkan 1sendok makan madu ditambah 10 ml EM4 ke dalam 1,5 liter air.
berikan kepada puyuh yang sakit selama seminggu.
Insya Allah penyakitnya akan berkurang dan puyuh kembali sehat.
ya Insya Allah. madu sangat efektif untk membunuh virus dan bakteri jahat, sedangkan Em4 berfungsi untuk menekan pertumbuhan bakteri jahat dalam saluran pencernaan puyuh. Insya Allah kombinAsi madu dAn em4 ini dapat mengobati penyakit yang disebabkan oleh virus dan bkteri seperti tetelo, berak kapur, snot, dll.
slamat mencoba…”

CARA BUDIDAYA BURUNG PUYUH

Sebelum memulai ternak budidaya burung puyuh ada hal - hal yang harus di perhatikan:
1.Mempunyai Minat
2.Mempersiapkan Lokasi yang aman tidak mengganggu lingkungan sekitar
3.Berani menaggung untung dan rugi
4.Tekun

Cara Pemeliharaan Burung Puyuh

Pertama pembuatan tempat Pengopenan pada saat burung puyuh masih berusia 0 hari.Di sini kami menggunakan kapasitas burung puyuh 500 ekor yaitu dengan ukuran lebar 1 meter dan panjang 2 meter tinggi 0,5 meter,alasnya menggunakan kawat Ram-raman di atasnya di beri 5 lembar koran agar udara tdak bisa keluar dan di ambil 1 minggu sekali agar tidak terjadi penumpukan kotoran.


Di dalam Tempat open di beri penerangan lampu neon dan tidak boleh mati sampai 1 minggu,Untuk suhu udara di dalam tempat open 30'- 40'.Pemberian minum dibersihkan setiap hari dan unuk pemberian makan tidak boleh sampai telat artinya di dalam tempat open tersebut tidak boleh sampai tidak da makanan.Biarkan bibit puyuh di dalam pengopenan sampai usia 30 hari.
Kemudian pindahkan ke tempat kandang petelur,ganti makanannya dengan puyuh petelur atau kosentrat .Pemberian makanan sehari 2 kali pagi dan sore untuk pagi 5 kg dan sore 5 kg.Pemberian minum 5 liter air diberi vitamin 3 sendok kecil ukuran maksimalnya.Di perkirakan usia telur awal 45 hari sudah mulai bertelur dan batas afkhir atau sudah tidak berproduksi telur tidak terbatas sampai kalkulasi harga telur antara keuntungan dan kerugian.

Cara pemasaran

Untuk pemasaran telur puyuh bisa di jual sendiri atau di jual di tengkulak dan harga telur sesuai dengan harga pasar.Peletakkan pengiriman telur diletakkan di tree atau karton kerdus yang isinya 1 Tree 90 butir,di tempatkan pada tempat yang kering tidak boleh terkena sinar matahari.Telur bisa bertahan sampai 10 hari.
untuk pemasaran daging bisa di jula sendiri atau di jual di tengkulak harga mengikuti pasar.

Kalkulasi perhitungan pakan dan hasil keuntungannya

Misalnya : Selama 5 hari jumlah puyuh 500 ekor bisa menghasilkan telur sekitar 2200 butir harga Rp.170/butir dan menghabiskan pakan 1 sak dengan harga Rp.185.000 dan untuk minumnya Rp 16.000 jadi Perhitungannya
2200 x 170 - 185.000 - 16.000 = 173.000 (keuntungan bersih)

Semoga bermanfaat !